Home Berita Blak-Blakan Elvy Sukaesih Bongkar Fakta Sosok Ini, Ternyata Narkoba Bukan Hal Baru...

Blak-Blakan Elvy Sukaesih Bongkar Fakta Sosok Ini, Ternyata Narkoba Bukan Hal Baru Bagi Anaknya

489
0
SHARE
Loading...

Beragamberita – Hadir di Hitam Putih yang dibawakan oleh Deddy Corbuzier, Elvy Sukaesih membeberkan kisahnya saat awal mula bertemu dengan medniang saminya.

Sempat tak diberi restu oleh orangtuanya, Elvy Sukaesih pernah kabur untuk mempertahankan hubungannya dengan kekasihnya.

Loading...

Tak hanya itu, Elvy juga membeberkan honor pertamanya.

Saat itu, pertama kalinya ia bernyanyi mendapatkan honor Rp 20.000.

Elvy Sukaesih Menangis Karena Sosok Ini

Di akhir segmen, Deddy meletakkan sebuah topi.

Topi tersebut mengingatkan Elvy pada almarhum suaminya.

Deddy meminta wanita yang dipanggilnya dengan sebutan “umi” itu mendeskripsikan suaminya.

“Cintaku memang banget untuk dia, karena saya kebetulan married rumah tangga dalam kondisi kecil ya. Dan dia memang orang yang saya inginkan.”

Kemudian Deddy kembali meminta Elvy menyampaikan apa saja jika suaminya saat itu ada di depannya.

Lalu hal ini lah yang terlontar dari Elvy:

“Ya kabar baik, tapi yang selalu saya rindu dengan keadaan yang saya dulu berpikir mungkin dia seniman yang dulu suka ninggalin saya tapi aku tetap selalu sabar malah kalau dia pulang telat ‘ya allah dari mana aja nih wan kok baru pulang?’ dan dia memang seorang pendidik tapi juga orang yang mensupport saya. Dan dia selalu mengizinkan saya untuk tampil. Spirit dari saya, dan banyak mengajarkan saya bagaimana cara bernyanyi. Dikasih pelajaran lagi dari dia.” Paparnya.

Sambil terus memandangi topi di kursi kosong itu, Elvy Sukaesihmembeberkan bahwa di masa lalu, ia berpikir bahwa ia akan menghabiskan masa tuanya bersama sang suami.

“Saya pikir waktu itu dia panjang umur gitu lho, saya berharap di akhir tua ini kita bisa minum bareng-bareng gitu lho.”

Namun ia menyadari bahwa semua adalah kuasa Tuhan.

“Tapi nyatanya Allah punya kuasa dan dia juga memang udah waktunya dan itulah saya sangat-sangat terpukul sekali.”

“Bukan terpukul gimana, saya tahu semua sudah maktub sudah aturan allah cuma awalnya saya merindukan banget kepingin minum kopi berdua, jalan bareng-bareng karena waktu saya show kita ga pernah saya habis nyanyi pasti langsung pulang.” ungkapnya sedih.

“Tapi dia adalah pendidik bagi saya. Aku ga bisa bicara cuma saya doain saya dalam keridoan ia.”

Elvy juga menuturkan bahwa setiap ia meminta maaf dengan mendiang suaminya saat lebaran, suaminya selalu berkata

“Saya maafkan kamu dari ujung rambut hingga ujung kaki.” tutur Elvy mengenang suaminya.

Elvy lantas berharap bahwa di surga nanti ia akan kembali bertemu dengan suaminya.

“Mudah-mudahan dia ahli jannah, allah pertemukan lagi dengan saya.”

Derai air mata tak dapat dibendung oleh Elvy Sukaesih.

Ia kembali teringat kenangan, di mana dirinya takut petir dan selalu bertanya ke mana suaminya.

“Saya cuma kalau pas hujan, saya kan takut dengan petir, kalau dia ga ada saya suka bilang ‘tadi kemana saya takut di rumah sendiri’. saya selalu merindukan itu.”

Namun karena sakit jantung, suaminya harus tutup usia.

Elvu juga menuturkan bahwa suaminya sudah sakit jantung selama 10 tahun.

“10 tahun sakit jantung dan memang di akhir hayatnya itu yang saya sedih sekali. Tapi inilah kehidupan semua punya Allah.”

Elvy Sukaesih lantas berharap agar ia selalu berada dalam lindungan Tuhan dan memaparkan bahwa ia bisa setegar ini karena peran dan didikan almarhum suaminya.

“Ya insya allah mudah-mudahan saya selalu dalam kasih sayangnya, dalam doanya. Dan saya menjadi istri yang seperti ini karena didikan dari seorang suami.” tuturnya.

Narkoba Bukan Hal Baru Bagi Anaknya

Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Metro Jaya (PMJ) menangkap lima anggota keluarga Ratu Dangdut, Elvy Sukaesih, terkait penyalahgunaan sabu.

Mereka adalah Dhawiya Zaida, anaknya; Muhammad (33) pacar atau tunangan Dhawiya; Syehan (46) anaknya; Ali Zaenal Abidin (47) anaknya; dan Chauri Gita (30) istri Syehan.

Dari pengakuan para tersangka yang masih satu keluarga itu, ternyata mereka diketahui mengonsumsi sabu secara berurutan.

Tersangka Syehan, kakak Dhawiya mengonsumsi sabu sejak tahun 2005, lalu Dhawiya mulai mengonsumsi sabu sejak tahun 2010.

“Untuk tersangka D (Dhawiya) menggunakan narkotika jenis sabu sejak 2010. Kemudian tersangka S (Syehan) sudah menggunakan narkotika sejak 2005, dan tersangka M (Muhammad) sejak tahun 2008,” kata Kombes Pol Argo Yuwono, Kabid Humas Polda Metro Jaya di Mapolda Metro Jaya, Kebayoranbaru, Jakarta Selatan, Kamis (22/2/2018).

Tolong teman Beragamberita bagikan info ini ke teman, kerabat, dan keluarga Anda.

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here